Wednesday, January 9, 2019

Tipologi Investor dan Trader (Saham)


TIPOLOGI INVESTOR DAN TRADER (SAHAM)

High Risk High Return adalah adagium yang telah lama kita kenal di bursa saham. Peluang mendapatkan imbal hasil yang tinggi beriringan dengan resiko (kerugian) yang tinggi pula. Oleh karena itu kenali dulu tipe anda, agar dapat merasa nyaman berada di dalamnya.
Bagi anda yang memilih jalan sebagai investor dengan berbagai macam analisis fundamentalnya, penulis mengelompokannya ke dalam tiga kriteria, yaitu investor agresif, investor moderat, dan investor konservatif.
Kriteria investor agresif; apabila kebiasaan anda dalam memutuskan aksi beli selalu didasari atas hasil perhitungan/analisis dengan mengutamakan data EPS (earning per share). Asal pertumbuhan EPS tinggi (misalnya 25% ke atas) dan konsisten, tanpa ragu anda masuk meskipun PER (price to earning ratio) dan PBV (price to book value) sudah tidak rendah lagi. Anda hanya mementingkan pertumbuhan perolehan laba bersih yang tinggi dari tahun ke tahun.
Kriteria investor moderat; apabila keputusan anda masuk (beli) selalu didasari atas perhitungan/analisis mengutamakan PER (price to earning ratio). Meskipun ada emiten dengan pertumbuhan EPS tinggi, namun karena PER-nya tinggi pula (mahal), anda berhitung ulang.
Kriteria investor konservatif; apabila pertimbangan anda masuk (beli) lebih mengutamakan perhitungan/analisis data PBV (price to book value). Anda selalu mencari saham-saham perusahaan yang tidak sedang berkinerja buruk namun harga pasarnya sedang berada di bawah nilai bukunya. Anda menghindari saham-saham dengan PER tinggi.

Gambar : google image
Bagi anda yang memilih jalan sebagai trader dengan berbagai macam tools analisis teknikalnya, penulis mengelompokannya ke dalam dua kriteria yaitu trader agresif dan trader moderat.
Kriteria trader agresif; apabila anda punya kebiasaan open posisi (entry) pada suatu trend naik saat harga sedang berada di antara dua kemungkinan, yaitu terus melanjutkan kenaikannya (breakout) atau malah kembali turun karena belum bisa menembus resistennya.
Demikian pula jika anda selalu open posisi (entry) pada suatu trend turun saat harga sedang berada di antara dua kemungkinan yaitu terus melanjutkan penurunannya (breakdown) atau malah terjadi pembalikan arah dan memulai trend kenaikannya. Saat hasil analisis anda menggambarkan bahwa harga sudah berada di-bottom-nya, tanpa ragu anda masuk. Meskipun nanti kenyatanya lain, atau bahkan kebalikannya, itu urusan belakangan. Jika yang terjadi harga malah menembus support-nya (breakdown), anda dengan enteng melakukan cut loss.
Dalam dua kondisi tersebut di atas, sebagai trader agresif anda selalu menjemput momentum lebih cepat, bahkan sebelum momentum itu benar-benar terjadi, baik saat dalam trend naik (menjemput breakout) maupun dalam trend turun (menjemput pembalikan arah trend pergerakan harga menjadi naik).  
Kriteria trader moderat; apabila kebiasaan anda open posisi selalu pada saat harga telah benar-benar breakout resisten dan melanjutkan kenaikannya atau pergerakan harga dalam trend turun telah berbalik menjadi trend naik. Anda masuk setelah momentum itu benar-benar terjadi.
Khusus untuk trader, tidak ada kriteria trader konservatif. Sebab seorang trader itu memang harus agresif, gesit, supaya tidak ketinggalan momentum. Jika anda agresif, kemungkinan besar anda mendapatkan momentum duluan dibanding yang lain (trader moderat), dan keuntungannya pun tentu lebih agresif dibanding yang moderat, namun tentu saja kemungkinan ruginya juga duluan yang agresif dibanding yang moderat.
Kenalilah tipe anda sebelum melangkah lebih jauh, agar semuanya terasa nyaman dan tentu saja ringan. Soalnya, jika anda (misalkan) bertipe konservatif lalu menempuh jalan agresif, kemungkinan besar anda hanya akan terus merasa tertekan, kurang siap dengan konsekwensi resiko jika harga bergerak berlawanan dengan hasil analisis yang anda lakukan. Sekali lagi, kenalilah tipe Anda, agar jalannya trading atau investing yang anda lakoni tidak membuat anda merasa tidak betah.
Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.

0 komentar